<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Playboy van  Indonesie</title>
	<link>http://jabier.blogsome.com/2006/02/01/playboy-van-indonesie/</link>
	<description>Catatan Sang Petualang</description>
	<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 14:07:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Barong</title>
		<link>http://jabier.blogsome.com/2006/02/01/playboy-van-indonesie/#comment-49</link>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2006 08:22:32 +0000</pubDate>
		<guid>http://jabier.blogsome.com/2006/02/01/playboy-van-indonesie/#comment-49</guid>
					<description>Wah saya terkesan dengan keterusterangan seorang lelaki normal seperti Anda. Tapi saya lebih setuju kalau majalah playboy tidak diterbitkan di Indonesia....masalahnya bisa bikin masalah bagi yang punya masalah dan yang sedang tidak punya masalah. Masalah masalah melulu kapan berhenti bermasalah.Lha kenapa sebagai manungsa koq suka sekali bikin masalah sich di jagat ini. Aduhh.. aduhh..tobaaaat!  </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Wah saya terkesan dengan keterusterangan seorang lelaki normal seperti Anda. Tapi saya lebih setuju kalau majalah playboy tidak diterbitkan di Indonesia&#8230;.masalahnya bisa bikin masalah bagi yang punya masalah dan yang sedang tidak punya masalah. Masalah masalah melulu kapan berhenti bermasalah.Lha kenapa sebagai manungsa koq suka sekali bikin masalah sich di jagat ini. Aduhh.. aduhh..tobaaaat!
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
