Surat Terbuka untuk Rektor ITS
Kepada Yth.
Bpk. Dr. Ir. Muhammad Nuh
selaku Rektor ITS
Di - Surabaya
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Mencermati kasus skorsing 14 mahasiswa ITS yang terjadi akhir-akhir ini, sebagai alumni kami tergerak untuk menyatakan sikap kami.
Skorsing terhadap tindakan yang diindikasikan sebagai melanggar, tanpa memberikan peringatan keras dan teguran sebelumnya sungguhlah sangat dzalim. Ditambah lagi apa yang mereka perbuat masih sangat terbuka untuk diperdebatkan sebagai melanggar.
Asas kemandirian organisasi mahasiswa hanya mensyaratkan pertanggungjawaban secara administratif kepada pihak birokrat kampus, baik di tingkatan Jurusan, Fakultas maupun Institut. Pertanggungjawaban mereka adalah kepada konstituen mahasiswa, melalui lembaga-lembaga seperti RUMJ dan atau Rapat Anggota.
Sangatlah tidak masuk akal kalau kemudian pihak birokrat Kampus mencampuri urusan-urusan perekrutan anggota, mekanisme organisasi atau urusan-urusan internal lain. Tindakan ini hanya membalikkan putaran jarum jam kembali ke zaman pra-reformasi, dimana pemerintah bahkan melakukan kooptasi terhadap organisasi pemuda dan mahasiswa.
Jika dahulu kami di tahun 1998 lalu, sebagai mahasiswa kami berteriak dengan kata-kata ‘menuntut’, ijinkanlah kami disini memperhalusnya menjadi ‘meminta’, dengan dilandasi semangat untuk membangun almamater kami,ibu yang luhur ITS.
Pokok-pokok pikiran kami adalah sebagai berikut:
- Meminta anda, sebagai Rektor ITS untuk meninjau kembali keputusan skorsing yang dijatuhkan kepada 14 mahasiswa ITS dari jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi ITS.
- Meminta pimpinan ITS untuk membuat aturan yang jelas dalam kaitannya dengan organisasi kemahasiswaan di ITS dan proses kaderisasi di dalamnya dengan melibatkan peran serta penuh mahasiswa dan menghormati asas kemandirian ORMAWA sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
- Meminta pimpinan ITS untuk menghormati kemandirian organisasi mahasiswa ITS, dan sebaliknya mengajak organisasi mahasiswa untuk menjalankan kewajibannya memberikan pertanggungjawaban secara administratif kepada kepada pimpinan ITS, baik di tingkatan Jurusan, Fakultas maupun Institut.
- Meminta peran aktif Ikatan Alumni ITS untuk dapat menjadi mediator dalam masalah ini. Urusan internal ITS sudah sepatutnya diurus sendiri oleh keluarga besar ITS, bukan oleh orang luar.
Demikian surat terbuka ini kami sampaikan, semoga kita diberi kekuatan oleh Tuhan YME untuk bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik, dalam semangat kekeluargaan dan ke-ITS-an.
Denpasar, Januari 2006
Cc :
Dr. Ir. Achmad Jazidie, PR III ITS
Pimpinan Fakultas Teknologi Informasi ITS
IKA ITS Pusat cq. Bpk. Ir. Kristiono
Media Massa
Milis ITS terkait
Alumni ITS yang memberikan persetujuan dan mendukung Surat Terbuka ini (diurut berdasarkan waktu),
Jody Ananda,S.Kom (T.Informatika ‘94)
Bambang Wiyono,S.Si (Fisika ‘93)
Vivid Devianti,ST,MM (T. Industri ‘92)
Agus Subhan Akbar,S.Kom (T.informatika ‘94)
A. Andi Leon Arkantoro,ST (T. Perkapalan ‘93)
Kurnia KP Pratomo,ST (T. Sistem Perkapalan ‘93)
Heri Setyono,S.Kom (T. Informatika ‘ 95)
Agus Nasruddin, A.Md (D3 T. Kimia ‘ 96)
Dhia M Shahab,S.Kom (T. Informatika ‘96)
Arif Widya,S.Kom (T. Informatika ‘98)
Kusno Mudiarto,S.Kom (T.Informatika ‘94)
Joko Wijoseno WR, S.Kom (T.Informatika ‘94)
Novel S Sidabutar (T. Informatika ‘95)
Teno P Arief, S.Si (Matematika ‘98)
Danang Sumartono, S.Kom (T. Informatika ‘98)
Willi Jensen, S.Kom (T.Informatika 2001)
Nelly Rosidha Arif, S.Si (Kimia ‘99)
Mario CSP, S.Kom (T. Informatika ‘97)
Munawar Kasan, ST (T. Perkapalan ‘92)
