Catatan Sang Petualang

July 22, 2005

It’s about memory..

Filed under: Umum


I should name this month as memory month, perhaps.

Iya, begitu banyak hal-hal dan kejadian yang membuat saya shocked, dan pada akhirnya membuat pikiran saya melayang jauh,..5..10 sampai dengan 20 tahun lalu.

Pagi ini kembali saya mendapat telpon. Setelah agak kaget mengangkat (karena kebetulan kondisi fisik saya sedang agak lemah), ternyata dari salah seorang teman yang saat ini nyangkul di Negeri Londo. Winda,–Winda Widyastuti–, after got married with someone with Evers in his last name, kemudian namanya pun berubah menjadi Winda Evers.

Saya pertama kali ketemu Winda tahun 1996, ketika kita sama-sama menjadi utusan dalam acara Simposium Mahasiswa Indonesia di UGM. Saya menjadi utusan dari SM-ITS, bersama dengan Herwan Febriyadi, Fajar Sidik Sidabutar dan Ali Yusa. Acara yang menjadi sangat menarik, karena waktu itu hampir terjadi peristiwa Kaliurang II, dimulai dengan setting forum yang pada akhirnya membawa Fajar Sidik menjadi pimpinan sidang menggantikan utusan UGM (somehow I forgot his name, tapi yang saya ingat dia ini adalah anak dari Adi Sasono, any clues ?). Deklarasi yang dihasilkan pun akhirnya menjadi lebih menggigit dan keras khas Suroboyo, ketimbang semi diplomatis dan halus versi Yogya.

Mas Jabier at Simponas
Saya, saat menjadi utusan SM-ITS. Gondrong dan GPK Tulen..he..he..he..

Disitulah saya bertemu Winda. Berpotongan rambut pendek, agak hitam sedikit (he..he..he..), smart dan teriakan-teriakan dalam sidang kadang membuat kita kecut. Sebagai mahasiswa psikologi, kemampuan membaca psikologi peserta tentunya menjadi keuntungan yang tidak dimiliki peserta lain.

Setelah selesai acara, kami sempat jalan-jalan dengan rekan-rekan peserta lain untuk sedikit refresh setelah agenda acara yang begitu menyita pikiran dan waktu. Kaliurang, dan sepanjang Malioboro menyanyikan lagu “Yogyakarta” Kla-Project. Masuk ke arena Kesodo, dimana Bang Fajar membeli sebuah peralatan baru : pipa cangklong untuk rokok, that makes you a little bit older..ke..ke..ke..

We kept contact. Tahun 1997, Winda sempat ke Surabaya untuk interview, and at that time she told me about her plan to go abroad for master’s degree. Wow, great ! Untuk orang secerdas dia dengan IP diatas 3, that would be a piece of cake (compared to me with a xxx GPA kekekeke). Then she went to Netherlands for MBA.

We still keep contact. I just lost a little bit time, and then she told me that she got married. Wow ! Another shocked. Dan itulah yang membuat namanya berubah menjadi Winda Evers.

Well, now she’s in Bali with a few companies. I am just wonder how she looks like now, and behave. Must be much different, and must be lot of stories that will be told.

And somehow, somewhere in my blacked-greyed-blurred area of my brain, a voice of Reo Speedwagon from a song titled “In My Dreams” comes up :
“And we climb, and climb,
And at the top we fly, let they know ..
We have lost entire, All I know is I love you,
In my dreams. “

Lagu ini sebenarnya mengingatkan saya waktu naik gunung Welirang. I already said, somehow it comes up..he..he..he.. :)

Salam dari Sanur,

Mas Jabier

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://jabier.blogsome.com/2005/07/22/its-about-memory/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here